jump to navigation

Re:Re:Sendiri itu Indah Juni 4, 2007

Posted by fisika02 in diskusi.
trackback

Ikut gabung juga nih….

q setuju dengan posting Re: Sendiri itu Indah, (maaf g’pake ada yang cemburu ya…..ntar dikira memelintir kata….hehehehe…).

Yup, sendiri itu g’harus diartikan sebagai “Jomblo”, tergantung dari sudut mana kita memandang aja. G’ada temennya kan bisa juga dikatakan sendiri. q setuju klo sendiri itu indah, karena dari kesendirian kita sering muncul pemikiran2 kreatif yang mungkin itu aneh bahkan agak gendheng, tapi kita bisa membawa pikiran kita sebebas yang kita mau, tanpa ada perasaan terkekang gitu loh….Tapi bukan berarti tidak sendiri itu tidak enak lo….balik lagi semua tergantung dari sudut mana kita memandang…

Walaupun dah punya pasangan, suatu saat kita pasti membutuhkan waktu khusus untuk pribadi kita, waktu khusus untuk kita sendiri. Nikmati indahnya kesendirian…….

Q mau nanya nih…Sebenarnya yang posting
Sendiri (itu) Indah, RE:SENDIRI ITU INDAH (Klarifikasi), dan RE: Sendiri Itu Indah (ada yang cemburu nii…) itu orangnya sama g’ sih??

Karena pada postingan RE:SENDIRI ITU INDAH (Klarifikasi) di tuliskan

“Meski jomblo ia tidak membantah jika dia pernah jatuh cinta, Tapi saat kami konfirmasi langsung di kampusnya beliau mengaku bahwa dia sangat menikmati masa-masa jomblonya, dia membenarkan bahwa “sendiri itu indah“.

Beliau sempat berkata “Kami ini adalah jomblo-jomblo terhormat, bukanya nggak laku, hanya saja belum ada cewek yang beruntung yang mendapatkan kami“ “

dari tulisan itu tersurat klo sendiri yang dimaksud adalah “jomblo”.

Tapi dari postingan RE: Sendiri Itu Indah (ada yang cemburu nii…) di tuliskan

“Sendiri bukan berarti jomblo. Kalau sendiri itu identik dengan jomblo, berarti ada istilah baru yang perlu dibudayakan. Contohnya tentang pengurusan SIM yaitu SIM kolektif (bersama-sama) dengan SIM jomblo (sendiri). “

Jika penulisnya(yang posting) itu sama, kenapa penulis tidak konsisten terhadap arti kata “sendiri”???

Jadi arti kata “sendiri” yang digunakan penulis memang ambigu, dan perlu penjelasan tentang arti kata “sendiri” yang dimaksudkan oleh penulis tersebut.

Tidak salah seandainya ada orang yang salah persepsi dengan arti kata “sendiri”.

Sebagai seorang scientist, berdebatlah secara ilmiah…….

Chayo Fisika 2002…….

i miss u my friends….

Iklan

Komentar»

1. wes to podo ayeeem... - Juni 5, 2007

sendri….koc bingung siiich…sendiri dulu biarlahhh…ntar waktu juga nunjuki jalan yang…tepat…ga harus lurus truuussss….belok juga ga papa?…asal ada tujuan yg jelaaas…jalan bareng tuk berbagi….sendiri tuk introspeksi….merenunglah dikiiit ja ..ntar ketemu jawabanyya….apa perlu datangkan ” mbah marijan ta?…”….heeey heeey…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: