jump to navigation

Pria Gemuk Lebih Jarang Bunuh Diri Mei 15, 2007

Posted by fisika02 in Tak Berkategori.
trackback

Lihat GambarKapanLagi.com – Tahukah Anda ternyata bunuh diri juga ditentukan dengan berat tubuh, terutama ditemukan pada pria. Semakin berat bobot tubuh mereka kemungkinan untuk bunuh diri semakin kecil, seperti itulah yang disampaikan ilmuwan dalam penelitian yang diterbitkan Rabu (14/03/07).

Selama ini para ilmuwan menganggap mereka yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki kemungkinan depresi yang berpengaruh pada keinginan untuk bunuh diri.

Namun hasil yang dilakukan pada beberapa penelitian terakhir sangat mengejutkan. Menurut Dr.Kenneth J. Mukamal dari Pusat Kesehatan Deaconess Beth Israel di Boston, Amerika Serikat, menyatakan yang gemuk justru jarang bunuh diri.

Para peneliti meneliti data 46.755 pria yang ikut dalam penelitian kesehatan kelompok professional. Mereka memantau perubahan dan kaitan kematian para pria tersebut dengan catatan tinggi, berat badan dan aktivitas tubuh yang tercatat sejak 1986 hingga 2006.

Kualitas kesehatan mental ditentukan dengan standar survei yang ditetapkan pada 1.829 pria pada tahun 1998.

Dalam pemantauan lebih lanjut, sebanyak 131 pria tercatat meninggal. Angka rata-rata kematian ditemukan lebih rendah di kalangan pria yang memiliki kelebihan berat badan dibandingkan dengan pria yang berberat badan normal

Menurut mereka resiko bunuh diri lebih rendah 11 persen bagi 1.0 unit bertambahnya indeks massa tubuh atau BMI yaitu satu standar ukuran untuk menghitung seberapa gemuknya atau kurusnya seseorang.

Mukamal dan teman-temannya juga menemukan kesehatan mental berkaitan dengan kualitas kehidupan yang meningkat bersamaan dengan bertambahnya BMI

“Penelitian lanjut yang memasuki mekanisme untuk mengurangi resiko bunuh diri pada pria berbobot tubuh lebih atau gemuk telah membuka metode efektif bagi terapi pencegahan bunuh diri,” papar tim peneliti yang menulis temuan mereka pada jurnal Archives of Internal Medicine, Edisi Maret 2007. (ant/rtr/rit)

Iklan

Komentar»

1. nanya - Mei 23, 2007

Hheheheh…ni judul pembelaan diri? penelitian subyektif ? atau sekedar pembelaan diri?
tapi kayae bener, ga perlu bunuh diri biasane dah mati duluan akibat obesitas or kelainan kerja jantung….wahahahahahahhaaa….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: